Ruang Artikulasi Budaya
Perihal Kami

Mengapa Kalanara Didirikan?

Kalanara lahir dari kesadaran bahwa kebudayaan tidak cukup hanya dirayakan dan diwariskan semata sebagai peninggalan masa lalu.

Selama ini, kebudayaan hidup dan berkembang melalui praktik keseharian, relasi sosial, serta pengetahuan yang dijaga oleh masyarakat. Namun, perubahan lanskap sosial, pergeseran lingkungan, dan pesatnya perkembangan teknologi menghadirkan tantangan baru; pelestarian membutuhkan pemahaman mendalam terhadap konteks agar makna, nilai, dan ingatan kolektif di dalamnya tidak hilang dan berhenti pada sekadar bentuk pelestarian tradisi.

Karena itu, Kalanara hadir sebagai arsitek ekosistem kebudayaan yang menghubungkan riset, pendidikan, kreativitas, dan produksi karya. Kami bekerja untuk mendokumentasikan pengetahuan, merawat ekosistem pelaku budaya, dan memastikan kebudayaan dapat terus dipraktikkan, diperdebatkan, serta dihidupkan sebagai bekal untuk merespons masa depan.

Visi & Misi

Arah Kerja Kalanara

Visi

Mewujudkan ekosistem kerja kebudayaan yang hidup dan dinamis melalui sinergi pengetahuan, kreativitas, serta kolaborasi demi memperkuat keberlanjutan kebudayaan Indonesia.

Misi

  • Membangun landasan pengetahuan melalui riset, dokumentasi, dan publikasi budaya yang kontekstual.
  • Merawat warisan budaya secara responsif dengan melibatkan pelaku dan menyesuaikan dinamika sosial masyarakat.
  • Menciptakan karya dan media kreatif lintas disiplin untuk menghidupkan ekspresi kebudayaan.
  • Memperluas akses pengetahuan dan keterampilan melalui program pendidikan serta pengembangan kapasitas.
  • Menggerakkan kolaborasi lintas sektor bersama seniman, komunitas, akademisi, lembaga publik, dan mitra usaha.
  • Mengembangkan model kerja kebudayaan yang mandiri dan berkelanjutan melalui inisiatif sosial maupun komersial.
Tim Kalanara

Orang-Orang di Balik Kalanara

Probo Darono Yakti
Direktur
Probo Darono Yakti
Komisaris
Cara Kerja

Apa yang Kalanara Lakukan?

01 / HULU

Memahami

Menelusuri sejarah, praktik, dan dinamika kebudayaan melalui riset dan dialog langsung bersama masyarakat.

Riset & Dialog Masyarakat
02 / REKAM

Mendokumentasikan

Merekam dan merawat pengetahuan menjadi arsip tulisan maupun audiovisual yang bermakna dan sesuai konteks.

Arsip Tulisan & Audiovisual
03 / KARYA

Mengembangkan

Menerjemahkan temuan riset menjadi karya kreatif, publikasi, pameran, hingga program pendidikan yang relevan dengan hari ini.

Kreasi, Publikasi & Edukasi
04 / JEJARING

Menghubungkan

Mempertemukan pelaku budaya, institusi, dan masyarakat agar kerja kebudayaan memiliki napas panjang dan dampak yang luas.

Kolaborasi Lintas Sektor